Peluang Emas untuk Mengabdi: Poltekkes Kemenkes Gorontalo Ajak Alumni Daftar Program Penugasan Khusus Kemenkes 2025

Poltekkes Kemenkes Gorontalo secara aktif mendorong para alumni terbaiknya untuk mengambil bagian dalam program pengabdian nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Kesempatan ini hadir melalui “Rekrutmen Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan Periode II Tahun 2025” yang pendaftarannya dibuka dalam waktu terbatas, yaitu 20 hingga 24 Agustus 2025.

Program ini merupakan jalur strategis bagi para tenaga kesehatan untuk berkontribusi secara langsung dalam pemerataan dan penguatan layanan kesehatan di seluruh penjuru Indonesia. Berdasarkan pengumuman resmi dari Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes, rekrutmen ini terbuka bagi sejumlah profesi, di antaranya:

  • Dokter
  • Dokter Gigi
  • Tenaga Kesehatan Masyarakat
  • Tenaga Kesehatan Lingkungan
  • Tenaga Teknologi Laboratorium Medik
  • Tenaga Kefarmasian
  • Tenaga Gizi
  • Terapis Gigi dan Mulut

Beberapa formasi yang dibuka sangat relevan dengan kompetensi lulusan dari berbagai program studi yang ada di Poltekkes Kemenkes Gorontalo, seperti Jurusan Gizi, Kesehatan Lingkungan, Teknologi Laboratorium Medis, dan lainnya.

Menanggapi peluang ini, Direktur Poltekkes Kemenkes Gorontalo menyampaikan dukungannya. “Ini adalah panggilan pengabdian bagi para lulusan kami. Sebuah kesempatan emas untuk mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah mereka peroleh selama pendidikan untuk melayani masyarakat secara langsung. Kami yakin alumni Poltekkes Gorontalo memiliki kualitas dan daya juang untuk menjadi garda terdepan kesehatan nasional,” ujarnya.

Pihak institusi mengimbau seluruh alumni yang memenuhi kualifikasi untuk tidak melewatkan kesempatan ini. Mengingat periode pendaftaran yang sangat singkat, para peminat diharapkan untuk segera mengakses informasi lengkap dan melakukan registrasi melalui situs resmi program di tugsusnakes.kemenkes.go.id.

Poltekkes Kemenkes Gorontalo juga turut menekankan peringatan dari Kemenkes untuk selalu waspada terhadap penipuan. “Perlu kami tegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Jangan percaya pada pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan. Informasi yang sah hanya berasal dari kanal resmi Kemenkes,” tutup Direktur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *